You are currently browsing the monthly archive for Januari 2009.
Beberapa hari yang lalu saya merekam percobaan melakukan Blindfolded dengan 4 cube sekaligus. Dan mempostingnya di Youtube.
Saya melakukan ini dengan menghafal susunan 4 buah Rubiks cube dalam 12 menit dan menyelesaikannya dalam 7 menit. Permainan ini dinamakan Multiple Blindfolded Solve, disingkat dengan Multi BLD. Kenapa 4 cube? Well, karena hanya itu cube yang saya miliki, begitu saya punya waktu (dan mungkin membeli atau meminjam lebih banyak Rubik’s cube), saya akan mencoba melakukannya dengan sebanyak mungkin yang saya mampu lakukan. Letak kesulitan dari permainan ini adalah menemukan metode memorisasi yang cocok, dan melatihnya hingga siap menghandle lebih dari 1 cube.
Bagi yang beranggapan bahwa permainan ini sedikit ‘mustahil’, saya akan memberikan sedikit penjelasan. Untuk menyelesaikan 1 buah rubik’s cube sebenarnya anda hanya perlu menghafal kurang lebih 18 ‘string’ secara berurutan. Jika anda mampu menghafal string seperti ini ‘ 1836 2548 BUDI ACFG KMLO ‘, maka sebenarnya anda mampu menyelesaikan sebuah rubik’s cube. Dengan tekhnik tertentu anda bisa menghafalkan ke 20 susunan huruf dan angka tadi dalam kelipatan yang lebih besar. Dan dengan sedikit pengembangan dari metode memori ‘asosiasi’ kita bisa menghafal urutan satu pak kartu remi (52 kartu remi yang sudah diacak) kurang dari satu menit, dan menghafal sususan angka yang sangat panjang hingga jumlah yang tak terbatas. Terkesan seperti sulap, padahal bukan. Namun tentu saja, permainan sejenis ini (menghafal susunan kartu dalam waktu sangat singkat, dan sejenisnya) sangat menarik dilakukan oleh pesulap. Para penonton awam tidak akan mampu menebak trick yang digunakan karena…..tidak ada trik. Semua benar benar kita lakukan dengan mengoptimalkan kemampuan memori otak.
Tertarik mencoba?

Rubik Manifesto
Dan Knight adalah seorang dosen Matematika dan programmer profesional. Usianya masih sangat muda dan belum menikah. Dibalik kesehariannya, dia menyimpan sebuah rahasia kecil yang tidak begitu banyak orang mengetahuinya. Dia adalah mantan pemegang rekor dunia untuk menyelesaikan Rubik’s cube dalam waktu tercepat. Dalam waktu senggangnya di kelas dia sering menggunakan Rubik’s cube untuk menjelaskan beberapa hal sehubungan dengan geometri, prinsip alogaritma, dll.
Sekarang tentu saja, Dan Knight bukan lagi pemegang rekor dunia, namun hal seperti ini adalah suatu hal yang bisa membuat seseorang tersenyum simpul karena menyimpan sebuah rahasia kecil bahwa ia bisa menyelesaikan sebuah rubik’s cube dalam waktu tertentu. Yang tidak semua orang di dunia ini bisa melakukannya. Anda bisa saja bertemu seseorang, kolega bisnis, atau teman baru, dan menyelesaikan Rubik’s cube di hadapan seseorang selalu saja menimbulkan ketertarikan sendiri.
Anda mampu menyelesaikan sebuah Rubik’s cube dalam waktu tertentu dan seseorang dengan merendahkan berkata: “Aku kenal seseorang yang mampu menyelesaikannya dalam…(dia menyebutkan waktu yang lebih cepat dari anda)”. Cukup menyebalkan, eh? Inilah yang anda bisa lakukan: Datangkah ke sebuah kompetisi yang diakui oleh World Cube Association. Tidak peduli apakah anada akan menang atau tidak, tapi satu hal yang pasti, anda akan mendapatkan WCA rank. Sebuah nomor peringkat yang menunjukkan posisi anda dalam peringkat dunia. Ya, mirip seperti para atlit tennis, bulu tangkis, golf, dll. Anda akan bisa berkata bahwa, “Saya adalah peringkat 3036 dunia yang tercepat dalam memecahkan Rubik’s puzzle ini. Hummm, menarik kan?
Di Indonesia tentu saja, permasalahannya dalah belum pernah ada sebuah kompetisi Rubik’s cube yang diadakan dibawah lisensi World Cube Assosiation, sehingga para pemain Rubik Cepat di Indonesia tidak mendapat pengakuan dari Dunia. Kita memiliki Abel Brata, Sunu, dd crow, dan masih banyak lagi yang mampu menyelesaikan Rubik’s cube lebih cepat dari Rekor yang dipegang Dan Knight (20 detik) dan seseorang diantara mereka sebenarnya mampu menembus peringkat 100 besar dunia. Mendatangkan delegasi WCA dan menyelenggarakan turnamen berlisensi internasional tentu saja, membutuhkan komitmen, kerja keras penggalangan sponsor, dll mengingat dana yang besar dan kurang seriusnya masyarakat kita terhadap jenis ‘olahraga’ ini.
Speedcubing sebenarnya adalah aktivitas yang mampu meningkatkan reflek gerak syaraf motorik dan sensorik kita, serta dalam varian permainannya mampu meningkatkan daya ingat (blindfolded, multi blidfolded) dan juga Logika (Fewest move contest). Dilihat dari unsur positif yang terkandung dan dibandingkan dengan aktifitas lain yang sudah dianggap olahraga seperti bridge dan catur maka speedcubing sudah lebih dari cukup untuk dianggap sebagai olahraga.
Speedcubing akan mampu menjadi alternatif permainan yang positif diantara gempuran permainan canggih yang kadang kurang edukatif dan mengandung unsur kekerasan. Speedcubing juga mampu meningkatkan daya nalar dan memberi aktifitas positif sekaligus addiktif bagi anak anak di usia dini di waktu senggang mereka selain belajar.
Misi kami (virkill.com dan rekan rekan) saat ini adalah memperkenalkan gelombang baru permainan Rubik’s cube ini (yang berbeda dengan apa yang kita kenal tahun 80-90an lalu), memperkenalkan para speedcuber kita pada dunia, dan suatu saat nanti mendatangkan delegasi dunia untuk datang ke Indonesia. Alon alon waton kelakon, selagi kami juga menikmati permainan ini.



Last Comment